WAWANCARA
BUDIDAYA
TANAMAN MAWAR
DISUSUN OLEH:
1. AANG NUR HIKMAH
2. FAIZ NUR FAUZI
3. RAFIKA SIWI PANDHADHA
SMA NEGERI 1
PURBALINGGA
TAHUN PELAJARAN 2017/2018
BUDIDAYA TANAMAN MAWAR

Seorang ibu bernama Dewi Ningsih yang telah berusia 35 tahun
mengelola usaha budidaya mawar di desa tempat tinggalnya, yaitu Desa
Karangsentul, Purbalingga Kulon. Ibu Dewi telah mengelola usaha budidayanya
sejak 5 tahun yang lalu.
Asal mulanya usaha ini berdiri adalah karena usaha budidaya ini
akan mendorong penghasilan ekonomi lebih meningkat dan juga untuk penyaluran
hobi Bu Dewi sendiri. Saat tahun 2012, penggemar mawar di daerahnya pun
meningkat drastis, sehingga usaha yang dirintisnya mulai berkembang pesat
sampai sekarang.
Tumbuhan yang dibudidayakan oleh Bu Dewi rata rata adalah tanaman
hias. Banyak dijumpai mawar, melati, anggrek, dahlia dan lainnya ditaman depan
rumahnya. Hal ini menjadikan rumah Bu Dewi terlihat sangat asri dan indah
dengan banyaknya warna warni bunga didepan rumahnya.
Bu Dewi juga sangat menkmati usahanya dalam membudidayakan mawar
dan tanaman lain. Walaupun, banyak rintangan yang harus dihadapi, seperti
serangan hama yang terjadi sekitar tahun 2015 yang mengakibatkan usaha Bu Dewi
hampir saja bangkrut. Namun, berkat bantuan dari saudara dan tetangganya serta
motivasinya dari suami Bu Dewi, Pak Agus, menjadikan usahanya kembali seperti
semula.
Berikut cara untuk membudidayakan tanaman hias mawar:
Cara
perkembangbiakan tanaman mawar dengan stek atau cutting dari tanaman jenis
tanaman apapun harus tidak terkena sinar matahari langsung dan entres sudah
siap untuk kita potong, dan yang tidak kalah penting bahwa untuk stek mawar
dilakukan pada tangkai mawar yang sudah tua dengan memotongnya sepanjang 5
sampai10 cm menggunakan alat potong yang tajam dan bersih.
Media
tanam yang digunakan untuk penanaman bunga mawar adalah tanah murni tanpa pupuk
apapun. Karena tanah yang mengandung pupuk dapat menghambat pertumbuhan batang mawar
yang distek.
1. Menancapkan potongan tangkai mawar
dibagian tengahnya sampai kedalaman setengah media tanam, biasanya menggunakan
polybag ukuran 12 x 18cm yang sebelumnya media disiram dengan air dan untuk
hasil maksimal bisa ditambahkan dengan perangsang akar.
2. Letakkan media tanam tersebut di tempat yang terhindar dari sinar matahari atau untuk hasil maksimal bisa dimasukkan ke dalam sungkup tanaman.
3. Biarkan selama 21-27 hari apabila
tumbuh tunas baru berarti kita berhasil dalam mengembangkan tanaman bunga mawar
dengan stek atau cutting batang dan tinggal merawatnya. Mudah sekali bukan?

Tidak ada komentar:
Posting Komentar