Minggu, 13 Mei 2018

TUGAS PDK WAWANCARA


WAWANCARA
BUDIDAYA TANAMAN MAWAR




DISUSUN OLEH:
1. AANG NUR HIKMAH
2. FAIZ NUR FAUZI
3. RAFIKA SIWI PANDHADHA




SMA NEGERI 1 PURBALINGGA
TAHUN PELAJARAN 2017/2018



BUDIDAYA TANAMAN MAWAR

Seorang ibu bernama Dewi Ningsih yang telah berusia 35 tahun mengelola usaha budidaya mawar di desa tempat tinggalnya, yaitu Desa Karangsentul, Purbalingga Kulon. Ibu Dewi telah mengelola usaha budidayanya sejak 5 tahun yang lalu.
Asal mulanya usaha ini berdiri adalah karena usaha budidaya ini akan mendorong penghasilan ekonomi lebih meningkat dan juga untuk penyaluran hobi Bu Dewi sendiri. Saat tahun 2012, penggemar mawar di daerahnya pun meningkat drastis, sehingga usaha yang dirintisnya mulai berkembang pesat sampai sekarang.
Tumbuhan yang dibudidayakan oleh Bu Dewi rata rata adalah tanaman hias. Banyak dijumpai mawar, melati, anggrek, dahlia dan lainnya ditaman depan rumahnya. Hal ini menjadikan rumah Bu Dewi terlihat sangat asri dan indah dengan banyaknya warna warni bunga didepan rumahnya.
Bu Dewi juga sangat menkmati usahanya dalam membudidayakan mawar dan tanaman lain. Walaupun, banyak rintangan yang harus dihadapi, seperti serangan hama yang terjadi sekitar tahun 2015 yang mengakibatkan usaha Bu Dewi hampir saja bangkrut. Namun, berkat bantuan dari saudara dan tetangganya serta motivasinya dari suami Bu Dewi, Pak Agus, menjadikan usahanya kembali seperti semula.
Berikut cara untuk membudidayakan tanaman hias mawar:
Cara perkembangbiakan tanaman mawar dengan stek atau cutting dari tanaman jenis tanaman apapun harus tidak terkena sinar matahari langsung dan entres sudah siap untuk kita potong, dan yang tidak kalah penting bahwa untuk stek mawar dilakukan pada tangkai mawar yang sudah tua dengan memotongnya sepanjang 5 sampai10 cm menggunakan alat potong yang tajam dan bersih.  

Media tanam yang digunakan untuk penanaman bunga mawar adalah tanah murni tanpa pupuk apapun. Karena tanah yang mengandung pupuk dapat menghambat pertumbuhan batang mawar yang distek. 

1.         Menancapkan potongan tangkai mawar dibagian tengahnya sampai kedalaman setengah media tanam, biasanya menggunakan polybag ukuran 12 x 18cm yang sebelumnya media disiram dengan air dan untuk hasil maksimal bisa ditambahkan dengan perangsang akar.

2.         Letakkan media tanam tersebut di tempat yang terhindar dari sinar matahari atau untuk hasil maksimal bisa dimasukkan ke dalam sungkup tanaman.

3.         Biarkan selama 21-27 hari apabila tumbuh tunas baru berarti kita berhasil dalam mengembangkan tanaman bunga mawar dengan stek atau cutting batang dan tinggal merawatnya. Mudah sekali bukan?

Kamis, 03 Mei 2018

LembarKerja 4 Kelompok : NamaAnggota : 1. Eren Oktaviandini (08) 2. KukuhPramono (19) 3. LarasNurRahma (20) 4. OzoraNadhif (23) Kelas : X MIPA 8 Jenistanaman yang dibudidayakan : Melati Nama petani : Ibu Lokasi : Padamara,Purbalingga Laporan hasil observasi Bahan : 1. Bibit 2. Pupuk 3. Media tanam Alat : 1. Gunting 2. Cangkul Teknik Budi Daya : Stek Pengolahan lahan : Pengolahan lahan dilakukan dengan pencangkulan tanah hingga tanah menjadi gembur. Penanaman : Penanaman langsung pada polybag Pemeliharaan dengan penyiraman secara rutin, 2-3 kali dalam sehari serta pemberian pupuk pada tanaman. Pengendalian hama : Pengendalian hama melalui penyiraman larutan peptisida Pemanenan : Pemanenan disesuaikan dengan permintaan pembeli, biasanya ketika tumbuhan mencapai ketinggian 25 cm, kuntum bunga sudah membesar dan masihkun cup atau setengah mekar. Melakukan persiapan untuk pembibitan baru.

Kamis, 26 April 2018

Tugas PDK

Lembar kerja – 3
Wawancara Budidaya Tanaman Hias
Nama anggota :
1. Amanda Kurnia Dewi ( 03 )
2. Galih Nur Seto ( 12 )
3. Syakilla Adha Nandianta ( 29 )
4. Widya Ruli Astuti  ( 32 )
Nama tanaman : Bougenville
1.
Jenis tanaman
Bougenville

2.
Nama narasumber
Bapak Sahlan

3.
Lokasi
Candiwulan, Kutasari Rt 2 rw 1

4.
Pengolahan lahan
Cangkul

5.
Penanaman
Pot yang berisi tanah berpasir

6.
Pemeliharaan
Pemberian air, pupuk dan obat hama

7.
Pengendalian hama dan penyakit
Pestisida  ( dalam benuk cairan )

8.
Panen
Ukuran 5-10 cm yang sudah berbunga

9.
Pasca panen
Menyiapkan induk tanaman untuk di stek batang

10.
Sarana produksi
Media tanam berupa tanah

11.
Teknik budidaya        (perbanyakan )
Cara perbanyakan :
1. Setek batang
- Pilih batang dewasa,potong runcing
-Siapkan tanah gembur yang tercampur pupuk kandang dan masukkan pada pot
-Tancapkan batang sedalam kurang lebih 10 cm
- Letakan pot pada tempat teduh dan kering
- 20 hari kemudian tunas mudah tumbuh
2. Sambung pucuk
-pilih cabang muda
-siapkan alat
-pilih pucuk bougenville lain yang juga masih muda dan diameternya sama.
-potong cabang, lalu belah potongan ditengah diameter batang
-siapkan sambungan, potong dan pangkas daun. Iris batang dan tipiskan
-selipkan kedua batang satu sama lain
-ikat dengan tali agar menyatu
-bungkus dengan plastic
-letakan pada tempat teduh
3. Benih
-siapkan benih dari indukan yang berkualitas dan berumur
-ambil dan potong bunga
-jemur dibawah sinar matahari
-ambil biji unuk dijadikan benih
-semai biji dengan campuran tanah, sekam padi, pupuk kandang dengan perbandingan 1:1:1

-benamkan biji ke media semai dan siram air
-biarkan lebih dari tujuh hari sampai berkecambah dan berdaun
-tanam bila tingginya telah mencapai 30 cm

12.
Alasan memilih tanaman hias Bougenville
Karena, tanaman tersebut menarik, serta penanaman dan peliharaannya pun mudah.

Senin, 19 Februari 2018

WAWANCARA KELOMPOK

NAMA KELOMPOK                                                :
NAMA ANGGOTA                                                   : 
1. HESTI TRIYANA (15)
2. KARTIKO NUR S.D.W. (18)
3. RAHMAT FAUZAN C.G. (26)
4. SELFIA ANGGRAINI K.  (28)                                                                           
                                                                       
KELAS                                                                        : X MIPA 8
JENIS TANAMAN YANG DIBUDIDAYAKAN      : NUSA INDAH
NAMA PETANI                                                         : HAMBA ALLAH    
LOKASI                                                                      : KARANG SENTUL
LAPORAN HASIL OBSERVASI                              :

BAHAN
ALAT

TEKNIK BUDIDAYA
1. Pengolahan lahan
Cangkul
2. Penanaman
Polybag dan pot
3. Pemeliharaan
Pemberian air, pupuk, obathama

4. Pengendalian hama dan penyakit
Pestisida(dalambentukcairan)

5. Panen
Ukuran 30-50 cm yang  sudah berbunga
6. Pasca Panen
Menyiapkan induk  tanaman untuk di stek
7. Sarana produksi
Media tanam berupa tanah
8. Teknik budidaya
Stek, menyambung, dan mencangkok
9. Kesulitan dalam budidaya
Pada saat melakukan penyetekan karena tergantung pada cuaca terutama pada saat musim kemarau penyetekan menjadi sangatterhambat.
10. Alasan memilih tanaman hias yang biasa di tanam
Tanaman tersebut cukup memiliki banyak peminatnya juga penanaman dan pemeliharaan yang cukup mudah.


TUGAS PDK

Tugas Kelompok
Prakarya dan Kewirausahaan
Tanaman Hias
X – MIPA – 8
Nama anggota kelompok :
1.      Arini Risky Nursifa     (04)
2.      Eren Oktaviandini       (08)
3.      Mei Nurkhasanah        (22)
Bunga Cinta di Swiss Kecil
Budidaya Mawar Potong di Desa Gunungsari,Kecamatan Bumiaji, Kota Batu – Jawa Timur
A.    Jenis Mawar
Mawar yang dibudidaya di Desa Gunungsari – Jawa Timur antara lain :
  1. Pergiwa.
  2. Pergiwati.
  3. Mirah fila.
  4. Green kalla.
  5. Luciana.
  6. Sexy red.
Mawar yang dihasilkan berupa warna merah, merah muda, jingga terang, putih, kuning, dan warna lainnya.
Mawar yang dibudidaya di Desa Gunungsari – Jawa Timur menggunakan cara konvensional, yaitu secara tradisional, karena biaya lebih murah dan peralatan yang digunakan lebih sederhana daripada menggunakan cara modern dengan greenhouse yang membutuhkan banyak biaya dan peralatan budidaya.
B.     Cara Budidaya
Metode / teknik budidaya Mawar di Desa Gunungsari – Jawa Timur ini menggunakan teknik okulasi / menyambung batang dengan mata tunas untuk menghasilkan bibit yang diinginkan.
C.    Lahan Budidaya
Karena masih menggunakan teknologi konvensional, maka lahan yang diperlukan adalah lahan terbuka dengan kondisi lingkungan yang memadai proses budidaya.
D.    Hasil Budidaya
  • Budidaya akan menghasilkan mawar berkualitas baik jika prosesnya baik dan benar.
  • Lahan seluas 120 hektare  di Desa Gunungsari ditanami sekiar 10 varietas tanaman mawar yang berbeda jenis dan warna dengan jumlah pohon lebih dari 4 juta pohon.
E.     Bentuk Pemasaran
  • Setelah  4 bulan, mawar siap dipotong dan dipasarkan.
  • Bentuk Pemasaran yang dipilih adalah memasarkan mawar dalam bentuk mawar potong dan diproses menjadi buket bunga mawar.
  • Dalam memasarkan mawar potong, perlu diperhatikan daya tahan mawar itu sendiri untuk memastikan bahwa waktu pengiriman kepada konsumen tidak terlalu lama agar mawar dapat sampai kepada konsumen dalam kondisi masih segar.
  • Daya tahan mawar sendiri antara 4 – 5 hari, kecuali mawar jenis sexy red yang dapat bertahan hingga 7 hari, namun ada pula mawar yang hanya bertahan dalam kurun waktu 2 – 3 hari.
F.     Permintaaan Pasar
  • Permintaan Pasar yang terbanyak adalah mawar jenis sexy red karena warnanya yang cantik dan daya tahan yang lebih lama dibandingkan mawar lainnya seelah dipotong.
  • Permintaan lainnya berupa mawar putih, kuning, jingga dan lainnya.
G.    Target Pasar
  • Target pasar yang dituju adalah seluruh wilayah Indonesia seperti Jakarta, Bali, Mataram, Bandung, Jogja, Surabaya, Balikpapan, Palangkaraya, Medan, Palembang, dan wilayah Indonesia lainnya.
H.    Harga Pemasaran
  • Harga yang dipatok dalam penjualan mawar potong yaitu antara Rp.2.500; hingga Rp.3.000; tergantung warnanya.
I.       Keunggulan Mawar di Kotamadya daripada kota lainnya yaitu :
  • Kotamadya merupakan produsen terbesar dengan produksi pada tahun 2011 mencapai 11,2 juta mawar, dibanding Bandung yang hanya menghasilkan 200.000 mawar saja.
  • Varietasnya beragam, sehingga konsumen memiliki banyak pilihan.
  • Jaringan pengiriman yang tersebar ke berbagai kota – kota besar.
  • Lahan yang memiliki iklim ideal dengan ketinggian tanah sekitar 800 meter dpl.
  • Mendapat dukungan dari Dinas Pertanian melalui sekolah lapang kepada petani mawar.
  • Menjadi potensi pengembangan agrowisata Kotamadya Batu dengan menjadikan bunga mawar sebagai ikon.
  • Memiliki hubungan dengan pemerintah daerah Kota Batu untuk mengembangkan agrowisata Desa Gunungsari – Jawa Timur.
J.      Hal yang Menarik

  • Bunga mawar memiliki banyak penggemar.
  • Mawar merupakan bunga yang unik bentuknya dan identik sebagai wujud cinta, karena itulah bunga mawar sering disebut sebagai bunga cinta.
  • Kota Batu tidak hanya dijuluki sebagai Kota Apel, tetapi juga dijuluki sebagai Negeri Swiss Kecil dan menjadi sentra utama mawar Nusantara.

TUGAS PDK

Kelompok :
1.      Arya Raqli Purmalastu (03)
2.      Ikbal Ramadan            (17)
3.      Laras Nur Rahma        (20)


BUDIDAYA TANAMAN HIAS BEGONIA

1.      Jenis tanaman begonia yang ditanam diantaranya yaitu :
-          Begonia Merah
-          Begonia Kuning
-          Begonia Merah Jambu
-          Begonia Jingga
-          Begonia Ungu
2.      Cara budidaya tanaman begonia :
1.      Saat musim dingin gunakan penghangat pada greenhouse
2.      Pada 3 bulan pertama di masa vegetative, perawatan dengan cara konvensional
3.      Lakukan penyiraman secara manual/pengabutan sesuai lokasi greenhouse
4.      Berikan tambahan cahaya agar lama penyiraman mencapai 18 jam/hari
5.      Setelah 3 bulan, tanaman meemasuki fase generative sehingga butuh perawatan ekstra dengan menerapkan teknologi hidroponik untuk menjamin kualitas bunga yang dihasilkan seragam.
6.      Pada umur 5 bulan, telah berbunga kompak dan seragam ehingga siap dipasarkan.
3.      Jenis pupuk yang digunakan dalam budidaya tanaman begonia :
-          Pupuk anorganik NPK
-          Kalsium dalam bentuk lambat urai
4.      Media tanam untuk pemasaran :
a)      Serbuk sabut kelapa
b)      Moss
c)      Perlit
d)     Vermikulit
e)      Kompos berkomposisi 30:70:10:5:35
5.      Prinsip media tanam untuk pemasaran :
1.      Media tidak kotor di tangan pelanggan.
2.      Mampu menampung air
3.      Tetap porovs



Hal Menarik
Tanaman begonia dapat ditanam sepanjang tahun dengan mengatur iklim di dalam greenhouse. Saat musim dingin menggunakan penghangat di dalam greenhouse sehingga begonia tetap dapat tumbuh di musim dingin sebagaimana pada saat musim semi.


TUGAS PDK

NAMA ANGGOTA KELOMPOK  :                               
1. FADILLAH PUSPA NADINISA ( 09)
2. HESTI TRIYANA ( 15)
3. KUKUH PRAMONO ( 19)
4. WARDA FEBRIANTI ( 31)

SANSAVIERA VARIEGATA
Sansaviera variegata adalah marga tanaman hias yang cukup populer sebagai penghias bagian dalam rumah karena tanaman ini dapat tumbuh dalam kondisi yang sedikit air dan cahaya matahari. Sansaviera memiliki dan keras, sukulen, tegak, dengan ujung meruncing. Sansaviera tak hanya sebagai tanaman hias, tapi juga memiliki manfaat untuk mengobati berbagai penyakit seperti diabetes, wasir, hingga kanker ganas.
Sementara seratnya digunakan sebagai bahan pakaian. Di Jepang sansaviera digunakan untuk menghilangkan bau perabotan rumah di ruangan. Keistimewaan dari tanaman ini menurut penelitian NASA bahwa tanaman ini secara alami mampu mengurangi polusi udara pada lingkungan. Tumbuhan ini beradaun tebal dan memiliki kandungan air sukulen, sehingga tahan kekeringan.
Sansaviera dibagi menjadi dua jenis yaitu jenis tumbuh memanjang ke atas dengan ukuran 50-75 cm dan jenis berdaun pendek melingkar dalam bentuk roset dengan panjang 8 cm dan lebar 3-6 cm. kelompok panjang memiliki daun meruncing seperti mata pedang. Ditinjau berdasarkan jenisnya sansaviera  ada dua jenis yakni sansaviera keturunan asli/spesies sedangakan yang kedua adalah jenis hasil persilangan atau hibridasi yang biasa disebut dengan sansaviera hibrid.
v Media tanam
Media tanam harus porous agar tidak menyimpan air sehingga akar terhindar dari kebusukan. Media tanam dapat berupa campuran pasir malang, perlit, sekam dan humus dengan perbandingan  2:1:1:1.
v Tempat tumbuh
Letakkan di bawah naungan plastik ultraviolet sehingga terlindung dari paparan sinar matahari.
v Pemupukan
Berikan pupuk lambat urai setiap 6 bulan dan pupuk cair serta vitamin setiap pekan.
v Penyiraman
Pada musim kemarau penyiraman dilakukan setiap hari sedangkan pada musim hujan dilakukan pada 2-3 hari sekali.
v Pencegahan hama dan penyakit
Hama : Nippaecoccous niape. Cara mengatasinya dengan memberikan insektisida kontak setiap pekan.
Penyakit bususk daun Erwinia  Carotovora. Cara mengatasi dengan menjaga media agar selalu porous.
v Cara perbanyakan
cara memperbanyak sansaviera dibedakn menjadi dua sesuai dengan bentuk dari tanaman ini yaitu sansaviera yang meiliki banyak motif dapat diudidayakan dengan cara stek daun, namun jika melakukan dengan perbanyakan dengan cara stek daun bibit yang akan dihasilkan tidak seperti induknya melainkan umumnya tidak meiliki motif.  Apabila kita ingin mendapatkan bibitan yang sama dengan induknya maka dapat  dilakukan dengan cara indukasi anakan.