Minggu, 27 Agustus 2017

TUGAS PDK KELOMPOK 1

TUGAS KELOMPOK PRAKARYA DAN KEWIRAUSAHAAN
KELOMPOK 1
ANGGOTA : 1. Amanda Kurnia Dewi (03)
             2. Kukuh Pramono (18)
             3. Rerich Kesuma (27)

Dekopon Bekal Pensiun
 Tentang Wirausahawan
Dekopon menjadi bekal Irwan Margono menghadapi masa pensiun. Pensiun sebagai masa untuk beristirahat tidak berlaku bagi Irwan Margono MSc. Ketika masa pensiun tiba,Irwan justru sibuk mengurus kebun jeruk dekopon di desa Lebakmuncang, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat. Sebelum pensiun Irwan bekerja sebagai dosen di Universitas Indonesia dan berdomisili di Bekasi, Jawa Barat. Usaha irwan berawal dari temannya yang memberi tahu keuntungan budidaya dekopon, ia pun tertarik dan mulai membudidayakannya.

 Karakteristik Irwan Margono
1) Inivotif : ketika Irwan tahu tentang keuntungan bududaya dekopon dari temannya ia langsung tertarik dan berniat mengembangkannya.
2) Percaya Diri : banyak orang yang meragukan keberhasilan Irwan, tetapi iya berkeyakinan, dengan budidaya yang baik, pasti dekopon mampu berproduksi maksimal.
3) Pantang Menyerah : seharusnya irwan panen dekopon yang ketiga kalinya saat itu, tetapi panen yang sebelumnya banyak di curi olrh orang.
4) Optimis : karena pasar yang menjanjikan irwan meyakinkan dirinya untuk mrnanami kebunnya dengan keseluruhan dengan dekopon.

 Pengertian dari Karakteristik Irwan Margono
1. Inovatif adalah kemampuan seseorang untuk mengembangkan kemampuan atau keahlian untuk menghasilkan solusi yang lebih baik.
2. Percaya diri adalah kondisi mental atau psikologis seseorang yang memberi keyakinan kuat untuk berbuat atau melakukan suatu tindakan.
3. Pantang menyerah adalah sikap seseorang yang tidak mudah putus asa dalam melakukan sesuatu walaupun mengalami kegagalan.
4. Optimis adalah seseorang yang selalu berpandangan baik dalam menghadapi segala hal atau persoalan.

TUGAS PDK KELOMPOK +

TUGAS PRAKARYA DAN KEWIRAUSAHAAN
KELOMPOK
ANGGOTA : 1. ARYA RAQLI PURMALASTU (5)
                    2. FADILLAH PUSPA NADINNISA (9)
                    3. RAFIKA SIWI PANDADA (23)
 
     SUPRIYADI, PEMBUDIDAYA MELON HIDROPONIK DARI KAB. BATANG, JATENG. IA MEMULAI KARIR SEJAK 2013. IA MENCOBA TEKNIK HIDROPONIK TANPA TAKUT GAGAL. IA DAPAT MEMANEN 3 TON MELON PADA 1000M². OMSETNYA BISA SAMPAI 2-3 KALI LIPAT DARI PENANAMAN BIASA, KUNCI KEBERHASILANNYA YAITU MEMBUDIDAYAKAN MELON PADA MUSIM HUJAN DAN MEMBERIKAN NUTRISI YANG CUKUP PADA MELON.

SIKAP YANG BISA DITELADANI DARI CERITA TERSEBUT DIANTARANYA,
1. KREATIF (MENEMUKAN IDE BARU CARA PENANAMAN MELON),
2. TIDAK TAKUT GAGAL (TIDAK TAKUT BILA TEMUANNYA GAGAL),
3. PERCAYA DIRI (YAKIN BAHWA TEMUANNYA BERHASIL),
4. BERANI MENGAMBIL RISIKO (BERANI MENGAMBIL KEMUNGKINAN YANG AKAN         TERJADI)
5. TELATEN (RAJIN MENGE CEK MELON TANAMANNYA).

Rabu, 23 Agustus 2017

TUGAS PDK KELOMPOK 2

TUGAS KELOMPOK PRAKARYA DAN KEWIRAUSAHAAN

KELOMPOK 2
NAMA ANGGOTA : 1. ARINI RIZKY NURSIFA  (4)
                                2. IKBAL RAMADAN          (17)
                                3. OZORA NADHIF F         (23)

A. INTI TEKS
PANEN GANDA ALA YUMINA
Di Kota Bogor , Jawa Barat , Eri Setiadi memenen 56 kg lele dan 16 kg permeter persegi / 2 bulan . Ia melekukan budidaya Yumina yaitu menggabungkan budidaya ikan dengan budidaya tanaman Kailan . Ia memanen Kailan dengan memotong 5 cm dari permukaan media yang mengakibatkan Kailan tumbuh lagi dari batang yang tersisa sehingga panen dapat lebih banyak dari petani Kailan biasanya . Ia membudidayakan Kailan tanpa pupuk urea , sebagai gantinya ia memanfaatkan kotoran ikan dan sisa metabolisme ikan. Selain Kailan, ia juga memanen ikan .

B. SIFAT-SIFAT KEWIRAUSAHAAN PAK EDI SETIADI DAN ALASANNYA
I. Kreatif : Menggabungkan budidaya tanaman Kailan dengan ikan.
II. Inovatif : Membudidayakan tanaman Kailan tanpa pupuk urea ,tetapi         menggantinya dengan kotoran ikan.
III. Berorientasi pada tugas dan hasil : Eri Setiadi mampu berikir kritis memanen Kailan dengan cara memotong Kailan 5 cm dari media tanam sehingga Kailan dapat tumbuh lebih banyak.

C. PENGERTIAN SIFAT-SIFAT KEWIRAUSAHAAN .
I. Kreatif : Memiliki daya cipta , memiliki kemempuan untuk menciptakan
II. Inovatif : Bersifat memperkenalkan sesuatu yang baru , bersifat pembaruan.

Minggu, 20 Agustus 2017

TUGAS PDK KELOMPOK 10

TUGAS KELOMPOK 
PRAKARYA dan KEWIRAUSAHAAN
Kelompok  10 X MIPA 8
Nama anggota kelompok :
1. Fatihatul Faizah (11)
2. Hanif Fauzan Akbar (13)

A. Biografi Wirausahawan
Dudi Elam adalah petani jamur dari Desa Kedakajaya, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat yang memanen jamur tiram lebih cepat 40 hari sejak inokulasi, itu panen perdana 46 hari setelah inokulasi. Percepatan 5 hari itu sejak Dudi memanfaatkan hormon tumbuh, ia mengelola kumbung berkuran 405m2 terdiri atas 25.000 baglog. Ia mengokulasi baglog dengan menambahkan satu sendok makan munjung bibit per baglog berbobot 1,4 kg (pemberian hormon dilakukan saat pencampuran media tanam). Ia juga menyemprotkan hormon ketika kodisi dalam kumbung terlalu kering yang berfungsi sebagai untuk menjaga kelambapan dalam kumbung.
Doktor Biologi alumnus Kyoto University sekaligus ahli jamur dari Pusat Penelitian Biologi, Dr Iwan Saskiwan, meriset penggunaan hormon pada budidaya jamur tiram pada 2014, dengan cara membudidayakan jenis jamur yang sama dengan menggunakan hormon yang sama, yaitu hormon miselium hasil racikan Pipin Adriatna. Menurut Iwan Saskaiwan hormon itu diduga berperan mempercepat pertumbuhan fase vegetatif atau pertumbuhan miselium jamur. Meskipun demikian penelitian yang dilakukan Iwan belum memperhitungkan secara ekonomi penambahan larutan yang diklaim mengandung hormon tersebut.
Faktor yang menyebabkan cepatnya pertumbuan jamur tiram adalah kelembapan, suhu, cahaya, atau konsentrasi oksigen. Dari penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa hormon tidak serta-merta meningkatkan produktivitas baglog, hanya mempercepat dan memperbaiki pertumbuhan.

B. Intisari
Dudi Elam adalah petani jamur tiram yang memanfaatkan hormon miselium. Kemudian cara budidaya tersebut diteliti oleh Dr Iwan Saskiwan dengan menggunakan hormon yang sama. Hasil dari penelitian tersebut mendapat suatu kesimpulan, yaitu faktor yang menyebabkan ceoatnya pertumbuhan jamur adalah kelembapan, suhu, cahaya, atau konsentrasi oksigen dan hormon tidak serta-merta meningkatkan produktivitas baglog, hanya mempercepat dan memperbaiki pertumbuhan.

C. Karaktersistik Wirausahawan
1. Berani mengambil resiko, yaitu siap menanggung akibat yang mungkin didapatkan atas usaha             yang telah dilakukan.
        Ditunjukan oleh kalimat “Meskipun demikian penelitian yang dilakukan Iwan belum                           memperhitungkan secara ekonomi penambahan larutan yang diklaim mengandung hormon                 tersebut.”

2. Telaten, yaitu sikap yang dilakukan berulang-ulang tanpa lelah dan mengeluh dalam                             melaksanakan usahanya.
        Ditunjukan oleh kalimat “Ia juga menyemprotkan hormon ketika kodisi dalam kumbung terlalu           kering yang berfungsi sebagai untuk menjaga kelambapan dalam kumbung.”

TUGAS PDK KELOMPOK

Tugas Kelompok
Prakarya dan Kewirausahaan
Kelompok : 
Nama anggota kelompok :
1.      Ajeng Maharani Putri Ardiana ()
2.      Faiz Nur Fauzi (10)
3.      Rafi Pradita ()

A.    Tentang Wirausahawan
Sumadi berasal dari Kabupaten Kuningan , Jawa Barat. Dia adalah salah satu peternak lele disana. Pada awalnya masyarakat di daerahnya tidak tertarik untuk membudidayakan lele karena menyebabkan bau yang tidak sedap. Sehingga Sumadi berinovasi untuk mencari cara agar sisa pakan dan kotoran ikan tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. Yang mana usahanya membuahkan hasil dengan penemuannya yaitu dengan cara menabur bakteri pengurai pada kolam sehingga mengurangi bau yang tidak sedap.
B.     Karakteristik Wirausahawan
1.      Kreatif
      mencari cara agar menghilangkan bau yang tidak sedap
2.      Inovatif
      menabur bakteri pengurai di kolam sehingga mengurangi bau
3.      Pantang menyerah
      tidak menyerah walaupun mendapatberbagai macam ketidaksetujuan
C.    Pengertian sifat
1.      Kreatif
      Yaitu mampu menemikan ide/gagasan baru
2.      Inovatif
      Yaitu mengembangkan ide/gagasan yang sudah ada
3.      Pantang menyerah
      Yaitu sikap tidak kenal lelah dalam mengembangkan usaha

TUGAS PDK KELOMPOK -

TUGAS PRAKARYA DAN KEWIRAUSAHAAN

Disusun oleh    : 1. Eren Oktoviandini (08)
 2. Honesty Adila (16)
 3. Warda Febrianti (31)
Intisari cerita :
   Pak Agus Riyadi seorang guru SD menanam tiga pohon avocad di halaman rumahnya yang berada di Bandung. Dalam setahun ketiga pohon tersebut dapat menghasilkan avocad sebanyak 60-80 kg, karena keuntungan yang banyak dari hasil berkebun avocad ini,Pak Agus Riyadi memutuskan untuk menanam 1000 pohon avocad di kebunnya.

Karakter Seorang Wirausahawan pada Cerita tersebut :
1.  Rajin dan telaten,buktinya yaitu Pak Agus Riyadi setiap pekannya memanen,setiap bulannya rajin memupuk dan setiap hari rajin menyiram.
2.     Kreatif,buktinya Pak Agus Riyadi menggunakan metode tumpang sari.
3.  Pantang menyerah,buktinya saat menemui hambatan,Pak Agus Riyadi tidak mudah menyerah dan semangat serta mengatasi masalah tersebut.
4.  Berorientasi dalam hasil,buktinya Pak Agus Riyadi memilih bibit unggul (avocad probolinggo) karena memiliki cita rasa yang sesuai dengan pelanggannya.

Pengertian Karakter Wirausahawan yang ada di atas :
1.     Rajin : cepat tanggap,ulet dalam melakukan sesuatu.
2.   Kreatif : proses pemikiran yang mencetuskan berbagai gagasan baru yang merupakan salah satu sifat manusia yang dibentuk dari proses pengalaman sehingga menyebabkan orang tersebut  bisa terus memperbaiki dan mengembangkan dirinya.
3.  Pantang menyerah : sikap yang tidak mudah patah semangat dalam menghadapai berbagai rintangan, selalu bekerja keras, untuk mewujudkan tujuan, menganggap rintangan selalu ada dalam setiap kegiatan yang harus dihadapi.

4.   Berorientasi dalam hasil : mengutamakan laba pada hasil ,hasil yang unggul sehingga konsumen merasa puas dengan apa yang didapatkan.

TUGAS PDK KELOMPOK 9

KELOMPOK : 9
NAMA ANGGOTA:
1. AANG NUR HIKMAH (01)
2. BAGAS DUTA RESPATTY (06)
3. ELEN WIJAYANTI (07)
X MIPA 8
SALAK LESUNG
Ernila, seorang wanita yang tengah mengalami masa hamil muda mendengar rumor yang mengatakan apabila salak dikonsumsi ibu hamil, dapat menjadikan bayi yang lahir memiliki mata yang jernih dan bersinar sinar.
Ernila pun memutar otaknya. Ia memanfaatkan salak jenis varietas baru, yaitu salak lesung yang dibuat sedemikian kreatifnya menjadi manisan basah, keripik kering, kue salak maupun yang lainnya.
Salak lesung asal kawasan Cikadu, Lebuhan, Banten ini memang memiliki kualitas yang lebih baik daripada salak jenis lain. Dan, Ernila pun mengaplikasikan pupuk mikro organisme hayati cair untuk menghasilkan salk rajin berbuah dan meningkatkan kuantitasnya.yang biasanya hanya dapat dipanen 2 tandan, sekarang dapat dipanen hingga 3 atau 4 tandan. Olahan salak ini, seperti manisan, keripk maupun kue salak dapat menghasilkan keuntungan yang besar untuk Ernila.

KARAKTER  YANG  DIMILIKI  WIRAUSAHAWATI  ERNILA:
KREATIF
Pengolahan buah salak mengembangkan industri baik unttuk manisan, keripik ataupun kue salak dan fermentasi minuman yang mulai digemari.
INOVATIF
Untik menambah tanaman rajin berbuah dan kuantitasnya meningkat, Ernila mengaplikasikan pupuk mikro organisme hayati cair.
KERJA KERAS
Ernila berjuang untuk promosi buah salak lesung.
INISIATIF
Salak bermanfaat jika dikonsumsi oleh ibu yang sedang mengalami hamil muda supaya bayinya memiliki mata yang jernih dan bersinar sinar.

PENGERTIAN  DARI  KARAKTER  WIRAUSAHAWATI  ERNILA:
KREATIF
Kreatif adalah suatu pokok pikiran atau ide seseorang yang bertujuan untuk membuat sesuatu yang berbeda dengan hasil karya orang lain.
INOVATIF
inovatif adalah kemampuan seseorang untuk mengembangkan kemampuan atau keahlian untuk menghasilkan solusi yang lebih baik.
KERJA KERAS
Kerja keras adalah kemampuan seseorang untuk mengerjakan sesuatu dengan sungguh sungguh tanpa kenal lelah dan pantang menyerah.
INISIATIF
Insiatif adalah suatu daya cipta atau kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang sekiranya bermanfaat bagi masyarakat.

TUGAS PDK KELOMPOK 11

KELOMPOK : 11
KELAS : X MIPA 8
ANGGOTA : 1.KARTIKO NUR SYAKBANI DWI
                   2.SELFIA ANGGRAENI KUSUMA
                   3.WIDYA RULI ASTUTI

DUIT DARI DURI
A.TENTANG WIRAUSAHAWAN
   Rizal Djafareer adalah seorang pengusaha souvenir dari kaktus.Dia memiliki sebuah tempat khusus yang ia namai dengan Rumah Bunga Rizal di daerah Lembang Kabupaten Bandung Barat,Jawa Barat.Disitulah ia mulai menekuni usahanya selama25 tahun.Rizal Djafareer mampu menyulap katus menjadi sangat menarik sehingga tak jarang Rumah Bunga Rizal mendapat banyak orderan.Namun,banyak juga dari mereka yang tidak diambil orderannya karena di Rumah Bunga Rizal akan memilih orderan yang lebih menguntungkan.Rumah Bunga Rizal dapat meghasilkan omset yang besar hanya dalam kurun waktu satu minggu.Kelebihan dari kaktus hias ini adalah lebih mudah disimpan,lebih mudah dirawat,dan kaktus terlihat lebih unik.

B.KARAKTER WIRAUSAHAWAN
Karakter dari wirausahawan tersebut antara lain:
1) Memiliki kreatifitas tinggi
2) Terencana
3) Selalu mencari peluang
4) Beorientasi pada hasil
5) Tekun

C.PENGERTIAN KARAKTER
1. Memiliki kreatifitas tinggi
        Kreatifitas adalah menciptakan sesuatu dari yang asalnya tidak ada,dan membuat sesuatu                     menjadi hal yang lain daripada yang lain.
2. Terencana
        Sesuatu yang disusun secara runtut sebelum dilaksanakan.
3. Selau mencari peluang
        Selalu mencari peluang berarti wirausahawan tersebut memilih sumber keuntungan yang lebih             besar untuk diri sendiri.
4. Berorientasi pada hasil
        Berorientasi pada hasil adalah seorang wirausahawan harus mempunyai sikap tanggung jawab             pada tugas tugas yang dibebankan kepadanya.
5. Tekun
        Tekun berarti wirausahawan rain,dan bersungguh sungguh dalam menjalankan tugasnya

TUGAS PDK KELOMPOK 5

Tugas Kelompok Prakarya dan Kewirausahaan

Kelompok 5
Nama Anggota: 1. Herlina Novina (14)
                          2. Latief Arya Chandra (21)
                          3. Rahmat Fauzan Cahya G (26)
A. Intisari Cerita
   Salah satu peternak di Kecamatan Pangalengan, Jawa Barat sumringah karena sapi miliknya menghasilkan air susu yang melimpah. Produksi susu sapi perah meningkat setelah Sofyan memberikan pakan tambahan berupa pelet daun katuk kering yang telah mengalami proses depolarisasi. Ia memberikan 10g pelet daun katuk kepada setiap ekor sapi setiap hari.
   Pemberian pelet daun katuk akan meningkatkan nafsu makan sapi perah. Peningkatan nafsu makan saat menyusui sangat baik sehingga sapi perah dapat menghasilkan susu yang melimpah.
   Dalam riset yang dilakukan, ia menguji efek pemberian daun katuk. Hasilnya, produksi susu sapi perah yang diberi pakan pelet daun katuk lebih melimpah daripada produksi susu sapi perah yang diberi pakan biasa. Total volume susu selama dua bulan pemberian pakan pelet yaitu sekitar 1.110 liter-1.116 liter sedangkan sapi perah yang diberi pakan biasa hanya mampu menghasilkan 826 liter susu.
B. Karakteristik Wirausahawan
1. Kreatif
        Karena memanfaatkan daun katuk untuk meningkatkan hasil produksi air susu sapi hingga dua           kali lipat.
2. Tekun
        Karena selalu memberikan 100g pelet daun katuk kepada setiap ekor sapi setiap harinya.
3. Inisiatif
        Karena melakukan penelitian lebih dulu untuk menguji efek pemberian daun katuk kepada sapi           perah.
C. Pengertian Karakteristik
1. Kreatif adalah memiliki daya cipta, mempunyai kemampuan untuk menciptakan, atau mampu             menciptakan sesuatu yang baru, baik berupa gagasan maupun kenyataan yang berbeda dengan             apa yang telah ada sebelumnya.
2. Tekun adalah rajin, keras hati dan bekerja secara teratur.
3. Inisiatif adalah kemampuan untuk melakukan sesuatu yang benar tanpa harus diberi tahu.

Senin, 14 Agustus 2017

TUGAS PDK KELOMPOK 3

Tugas Kelompok
Prakarya dan Kewirausahaan
Kelompok 3 X – MIPA – 8
Nama anggota kelompok :
1.      Hesti Triyana (15)
2.      Mei Nurkhasanah (22)
3.      Syakilla Adha Nandianta (29)

A.    Biografi Wirausahawan
Ahmad Komarul Hadi adalah petani dari daerah Tasikmalaya yang menemukan berbagai cara baru untuk meningkatkan produktivitas cabai. Dia menanam cabai di musim kemarau,yang umumnya cabai ditanam pada musim hujan. Dia menggunakan screenhouse (rumah tanam ini, dia bisa mengurangi penggunaan pestisida dan pupuk kimia). Dengan pengunaan screenhouse ini, cahaya matahari yang masuk tidak terlalu banyak, hal ini sesuai dengan karakteristik cabai yang tidak terlalu banyak membutuhkan cahaya saat proses pertumbuhan. Selain itu, dinding kassa pada screenhouse menghalangi hama perusak cabai sehingga serangan berkurang dibawah 15%.
Dengan kondisi screenhouse yang sesuai, ditambah dengan penggunaan pupuk organik dan pengurangan pestisida serta pupuk kimia, hasil panen cabai dapat mencapai 19 ton/ha yang pada umumnya hanya 8,9 ton/ha atau sama saja naik 2 kali lipat.
B.     Intisari
Ahmad Komarul Hadi adalah petani dari daerah Tasikmalaya yang menanam cabai dengan menggunakan screenhouse yang dapat menghalangi hama perusak cabai hingga serangan berkurang dibawah 15%. Dengan kondisi screenhouse yang sesuai, ditambah dengan penggunaan pupuk organik dan pengurangan pestisida serta pupuk kimia, hasil panen cabai dapat mencapai 19 ton/ha yang pada umumnya hanya 8,9 ton/ha atau sama saja naik 2 kali lipat.
C.    Karakteristik Wirausahawan
1)        Berani mengambil resiko yang tinggi.
Ditunjukkan oleh kalimat “Menanam cabai pada musim kemarau yang pada umumnya ditanam pada musim hujan”.
2)        Optimis.
Ditunjukkan oleh kalimat “Walaupun total biaya pembuatan screenhouse sampai 60 juta tetapi menurut pengalaman Bpk. Alam (teman Bpk. Ahmad Komarul Hadi), biaya pembuatan screenhouse akan kembali setelah 1 tahun penggunaan”.
3)        Inspiratif.
Ditunjukkan oleh kalimat “Karena keberhasilan pembuatan screenhouse yang dilakukan oleh Bpk. Ahmad, banyak petani lain yang kemudian mengikutinya, salah satunya Bpk. Jarno”.
4)        Kreatif
Ditunjukkan oleh kalimat  “Menemukan cara yang tepat untuk menghasilkan hasil yang baik dan lebih sempurna dari orang lain, yaitu dengan menggunakan screenhouse”.
5)        Gigih dan semangat.
Ditunjukkan oleh kalimat “Meskipun idenya diremehkan oleh orang lain tetapi dia tetap gigih dan semangat menjalankan usahanya hingga berhasil sampai sekarang”.
6)        Rajin dan ulet (telaten)
Ditunjukkan oleh kalimat “Ia menjalankan usahanya dengan rajin dan ulet  itu ditunjukkan dalam perawatan yang ia lakukan sepeti penggunaan pupuk organik dan ia juga melakukan pencegahan ham pada tanamannya dengan penggunaan dinding kassa pada screenhouse”.
7)        Bekerja keras.
Ditunjukkan oleh kalimat “Pak Ahmad Komarul Hadi merawat tanaman sendiri dari mulai penanaman, perawatan hingga pemanenan”.

D.    Pengertian sifat
a)   Berani mengambil resiko. Yaitu siap menanggung akibat yang mungkin didapatkan atas usaha yang telah dilakukan.
b)     Optimis. Berarti yakin bahwa apa yang dilakukannya mencapai keberhasilan.
c)      Inspiratif. Yaitu bisa menjadi contoh atau panutan bagi yang lain.
d)     Kreatif. Merupakan suatu kemampuan untuk menemukan ide yang bertujuan untuk membuat sesuatu yang beda.
e)    Gigih dan semangat. Yaitu suatu usaha yang ditunjukkan dengan sungguh sungguh untuk mencapai keberhasilan atas usahanya.
f)      Rajin dan ulet( telaten). Adalah sikap yang dilakukan berulang ulang tanpa lelah dan mengeluh dalam melaksanakan usahanya.
g)  Kerja keras. Merupakan kemampuan seseorang untuk mengerjakan sesuatu dengan bersungguh sungguh tanpa lelah dan pantang menyerah.