Senin, 29 Januari 2018

BUNGA LIPSTIK

Bunga Lipstik

Nama kelompok :        1. Ajeng Maharani Putri Ardiana
2. Fatihatul Faizah
3. Rerich kesuma

Bunga lipstik memiliki garis hitam panjang di permukaannya. Warna yang hitam pekat itu kontras dengan warna bunga yang merah menyala. Lazimnya, bunga lipstik tidak bercorak. Oleh karena itu bunga itu dijuluki dengan nama Lurik. Lurik lahir dari silangan induk jantan Aeschynanthus tricolor dan induk betina A. Radicans. Induk jantan memiliki sosok bunga cenderung lebih kecil. Mahkota bunga pendek bergaris hitam samar dengan kelopak berbentuk mangkuk merah. Sementara, induk betina bermahkota panjang tanpa garis dengan kelopak lonjong hijau.
Dr.Sri Rahayu, pengelola Laboratorium Treub di Kebun Raya Bogor itu menyilangkan 10 pasang bunga lipstik. Namun, hanya sepasang yang mampu bertahan menjadi buah matang. Ia menyemai biji buah itu pada media campuran serbuk sabut kelapa dan cacahan pakis dengan perbandingan 2:1. Dari ratusan biji yang disemai, hanya ada satu kecambah yang bertahan hidup.
Tanaman berbunga pertama kali pada 2006. Kelopak bunga dan mahkota bunga berbentuk tabung masing masing sepanjang 2cm dan 5cm, sedangkan diameternya 1,5cm sampai 1,7cm. Warna bunga merah tua. Pada bagian luar terdapat pola garis hitam dan berbulu halus. Malai bunga muncul di ketiak daun. Umumnya,  malai bunga lipstik muncul di ujung percabangan. Setiap malai terdiri atas 2-4 bunga dan tahan hingga 2 minggu setelah mekar. Bentuk daun elips dengan pangkal membulat dan ujung daun runcing.
Sejatinya nama resmi si bunga lurik itu yakni Soedjana Kassan disingkat Soekka. Nama itu diambil dari nama pimpinan Kebun Raya Bogor pertama dari tanah air.  Bunga lipstik yang bagus adalah bunga muncul di sekujur tangkai, tak kenal musim.
Soekka berbunga sepanjang tahun. Tetapi bunga raya berlangsung pada Februari - Mei. Perbanyakan tanaman dapat dilakukan secara vegetatif. Tanaman itu tidak boleh terkena sinar matahari langsung sebab daun bisa terbakar.

Hal-hal menarik yang terdapat pada teks:

  1. Penyilang bunga lipstik Soekka adalah peneliti di pusat konservasi tumbuhan Kebun Raya Bogor, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia.
  2. Bunga lipstik Soekka bercorak lurik adalah varietas anyar dari Kebun Raya Bogor.
  3. Varian anyar bunga lipstik cenderung sulit didapat, sebab harus bersedia 2 bunga yang mekar serempak dari spesies yang berbeda.
  4. Lurik mekar lebih lama dibanding kedua induknya yang hanya mampu bertahan sepekan saja.
  5. Lurik mendapat sertifikat perlindungan varietas tanaman dan pusat perlindungan varietas tanaman dan perizinan pertanian,Kementerian Pertanian, pada Desember 2011.
  6. Selain melakukan persilangan, Rahayu juga menggunakan teknik radiasi untuk mendapatkan jenis baru lebih cepat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar